Aceh dan Kendari Menangi Bintang Radio 2010

Cut Ika Liana dari RRI Banda Aceh dan Muhammad Iqbal Piagi berhasil menjuarai Bintang Radio 2010 di Lapangan Pancasila UGM Yogyakarta Sabtu (24/7)

Selain menobatkan para juara, pada kesempatan tersebut panitia juga menganugerahkan penghargaan RRI Lifetime Award kepada almarhum Bing Slamet atas dedikasinya dalam dunia tarik suara. Penghargaan diserahkan oleh Kepala LPP RRI Parni Hadi dan diterima oleh Adi Bing Slamet.

Dalam sambutannya, Kepala LPP RRI Parni hadi mengungkapkan, pemberian penghargaan kepada Bing Slamet semata-mata karena dedikasi almarhum terhadap dunia tarik suara. Disamping itu, almarhum merupakan seorang seniman yang serba bisa dan banyak menjadi panutan seniman masa kini.

“Bing Slamet itu tidak ada tandingnya. Dia bisa melawak, bisa bernyanyi dan bisa berakting. Semuanya komplet ada pada diri Bing Slamet,” ujar Parni Hadi.

Sebagai wakil dari pihak keluarga, Adi Bing Slamet yang datang bersama keluarga mengucapkan terima kasih kepada lembaga RRI yang telah memberikan penghargaan kepada almarhum ayahnya.

Pihaknya berharap agar semangat almarhum yang tak gampang menyerah dan selalu kreatif dalam berkarya dapat diteladani oleh generasi muda sekarang. “Saya yakin ketika papa saya dulu berkesenian, tak berpikir soal penghargaan dan materi. Semoga semangat ini bisa diteladani oleh generasi muda saat ini,” ujar Adi.

Disisi lain, Trie Utami sebagai Koordinator Dewan Yuri dan alumni kontes vokal serupa menyataan rasa bangganya. Kontes suara yang mengedepankan kualitas ini masih dapat terselenggara di tengah kepungan kontes suara instant, yang hanya melahirkan artis sesaat.

Meski demikian pihaknya menilai, para juara yang dinobatkan dalam kontest ini ke depan masih harus belajar lebih banyak lagi.

“Saya rasa mereka baru sampai pada tahap “berbunyi” dan belum sampai pada tahap “menyanyi”. Sebab menyanyi tak cukup hanya melafalkan syair sesuai nada, tetapi harus mampu memberi jiwa dan memperindah lagu,”ujar Trie Utami.

Trie Utami, berharap agar dimasa mendatang penyelenggaraan kontes vokal yang mengedepankan kualitas vokal dan bukan sekedar dukungan SMS , dapat lebih sering dilakukan, untuk melahirkan penyanyi-penyanyi yang mampu bertahan popularitasnya tenggang waktu yang lama dan bukan muncul sebagai artis sesaat.

“Kami-kami ini sudah tua dan butuh ada generasi penerus. Dulu kita sangat dikenal di dunia internasional sebagai gudang penyanyi berkualitas. Tapi sekarang ini, penyanyi kita hanya populer dalam hitungan bulan, terus ilang,” ujar Trie Utami.

Bintang Serumpun
Disamping kontes Bintang Radio 2010, dalam panggung yang sama juga digelar kontes Bintang Radio Negara Serumpun. Pada kesempatan ini Agnesia wakil Indonesia berhasil dinobatkan sebagai Juara Pertama. Untuk kategori pria, Azizul Haqim wakil dari Malaysia berhasil memenangi kontes Bintang Radio Negara Serumpun.(www.tribunnews.com)

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>